Karir Nadira Nazmi Al Wahdy dimulai ketika memenangkan juara 1 dalam pemilihan bintang softener soklin pada tahun 2003, berbekal kemenangan di pemilihan bintang tersebut Nadira Nazmi Al Wahdy bermaksud untuk menekuni dunia bintang iklan atau bintang film.
Nadira Nazmi Al Wahdy yang masih duduk di bangku sekolah belum tertarik mengikuti dunia persinetronan, maka dia mencari peran yang tidak terlalu memakan waktu panjang dan berlarut larut. Berbekan pengalaman di depan kamera sebagai model bintang iklan Nadira Nazmi Al Wahdy terjun dalam FTV yang berjudul “si kikir dan tongkat sakti” sebagai pemeran utama.
Karier Nadira Nazmi Al Wahdy pun semakin melesat, dengan prinsip kerja kerasnya nadia berhasil terpilih sebagai Cover Goest majalah aneka.
Nadira Nazmi Al Wahdy sendiri memiliki keinginan untuk bermain film, Nadira Nazmi Al Wahdy mengimpikan untuk bermain dalam film pulau hantu 2, walaupun nadia sudah latihan menyelam untuk pengambilan gambar tetapi orang tua tidak setuju karena Nadira Nazmi Al Wahdy memakai bikini dalam perannya tersebut. Padahal Nadira Nazmi Al Wahdy sendiri tidak keberatan untuk memakai bikin.
Saturday, June 14, 2008
Nadira Nazmi Al Wahdy bikini bukan masalah
Tuesday, June 10, 2008
Sabai morscheck, pekerja sex komersial tidak masalah
Cewek cantik kelahiran padang 3 oktober 1988 ini pernah mendapatkan penghargaan Festifal Film Jakarta (FFJ) sebagai pendatang baru wanita terpilih. Sabai morscheck yang memiliki darah jerman ini juga pernah berperan sebagai pekerja sex komersial dalam salah satu filmnya.
Sembari Kuliah di universitas pelita harapan Sabai morscheck juga mulai lebih focus dalam dunia perfilman. Beruntung memiliki wajah cantik Sabai morscheck sering mendapatkan job di mana mana, di kabarkan Sabai morscheck sering mendapatkan job karena memiliki wajah cantik yang mirip dengan Luna Maya dan Cut Tary. Benarkah?
Tampak Sabai morscheck lebih suka bermain film ketimbang sinetron, bahkan banyak tawaran sinetron yang dia tolak, Sabai morscheck lebih memilih FTV dibandingkan sinetron, kita tunggu saja sampai kapan Sabai morscheck tetap menolak untuk bermain sinetron.
Melihat dari pengalaman Sabai morscheck dari banyak film yang dia bintangi, tampaknya dunia perfilman kita makin banyak hadir muka-muka baru yang cantik dan manis. Membuat masyarakat dengan mudah melupakan bintang yang sudah lama dan membosankan dengan yang baru, tetapi bagi mereka yang memang mempunyai kemampuan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat bukan hanya menawarkan wajah cantik, maka mereka akan selalu di nantikan.
Friday, June 6, 2008
Eva anindita simanis pemeran antagonis
Selalu disindir memiliki paras jutek tidak membuat Eva anindita kecil hati, bahkan Eva anindita sering mendapatkan job karena paras manisnya yang terlihat jutek untuk peran antagonis. Eva anindita paling pas memerankan raya dalam sinetron azizah, karena Eva anindita sendiri sudah sering memerankan tokoh antagonis sebelumnya membuat peran sebagai raya tidak menjadi masalah buat Eva anindita.
Sebenarnya Eva anindita juga menginginkan mendapatkan peran protagonist, mungkin karena belum mendapat kesempatan Eva anindita masih menikmati memerankan tokoh antagonis dalam setiap peran sinetron yang dia mainkan.
Aslinya Eva anindita bukanlah seperti peran sinetron yang dia mainkan, aslinya Eva anindita merasa minderan dan tidak percaya diri, suka tidak enakan kepada orang apalagi untuk menyakiti orang. Eva anindita masih mempunya masalah dengan keminderannya, Eva anindita masih merasa minder apabila berdekatan dengan orang yang lebih cantik.
Untuk mengatasinya Eva anindita sering bercermin untuk mensyukuri anugrah yang dia berikan, agar bersemangat dan tidak minderan lagi. Setelah memiliki kepercayaan diri Eva anindita merasa lebih mudah beradaptasi dilingkungannya sebagai artis.
Tuesday, June 3, 2008
Metha yunatria si manis yang tidak antagonis
Cewek cantik berumur 23 tahun ini mulai melambung namanya berkat perannya di sinetron cinta bunga, Metha yunatria di anugrahi peranan antagonis sebagai wilda di cinta bunga, kesuksesan Metha yunatria memerani wilda terlihat dari banyak ibu ibu yang nafsu dan geram saat melihat Metha yunatria, beruntung saat jumpa fans panitia selalu mengingatkan ibu ibu untuk tidak berbuat jahat kepada Metha yunatria.
Cewek yang memiliki senyum manis dan memiliki tinggi 163 cm dan berat 47 kg ini pernah di tawari sebagai backing vocal ariel peterpan, karena kesibukannya kuliah Metha yunatria dan mobilitas yang tinggi dari group band peterpan, Metha yunatria menolak tawaran tersebut.
Cewek yang memiliki nama lengkap Metha yunatria Hikmah ini ber keinginan memiliki album solo sendiri, sebenarnya keinginannya ini sudah lama terpendam sejak dulu tapi karena kesibukannya di sinetron membuatnya selalu menunda pembuatan album solonya.
Tidak ada salahnya untuk membuat album solo asalkan memiliki kualitas yang bagus, kita tunggu saja apakah Metha yunatria berhasil mengeluarkan album solo setelah kesibukannya di dalam dunia persinetronan mereda, atau Metha yunatria akan tetap menyibukan dirinya di dunia persinetronan dan melupakan album solonya. Kita tunggu kelanjutannya.
Sunday, June 1, 2008
Yuni Shara dan Henry Siahaan
Tanggal 21 Mei lalu Yuni Shara melayangkan gugatan cerai kepada suaminya Henry Siahaan, entah apa alasannya tampaknya Yuni Shara dan Henry Siahaan sepakat untuk menutup rapat alasan mereka berpisah. Perpisahan mereka memang menjadi banyak tanda Tanya karena rumah tangga Yuni Shara dan Henry Siahaan selalu terlihat rukun dan tidak ada masalah. Tidak pernah ada berita miring yang tercium oleh media sebelumnya.
Yuni Shara dan Henry Siahaan sendiri terlihat santai dan tidak terlihat emosi pada saat di wawancarai media pada saat konfrensi pers. Entah apa yang membuat Yuni Shara dan Henry Siahaan tampak tenang menghadapi perpisahan mereka.
Walaupun gugatan cerai sudah dilayangkan dikabarkan Yuni Shara dan Henry Siahaan masih tinggal dalam satu atap. Bahkan dikabarkan juga kalau Yuni Shara dan Henry Siahaan bersama anak anaknya tidur dalam satu ranjang.
Berbagai isu mengenai alasan perpisahan Yuni Shara dan Henry Siahaan memang banyak beredar di media masa, dari isu alasan ekonomi sampai dengan alasan perbedaan agama. Tapi Yuni Shara dan Henry Siahaan dengan jelas dan disertai fakta mengatakan bahwa semua itu bukan alasan dari perpisahan mereka.
Kabar perpisahan Yuni Shara dan Henry Siahaan memang disayangkan banyak orang, karena Yuni Shara dan Henry Siahaan nampak selalu bahagia di berbagai penampilanya di di setiap layar kaca. Kita harus menghargai semua keputusan Yuni Shara dan Henry Siahaan, apapun yang terjadi kita mengharapkan yang terbaik untuk mereka. Dan biarlah Yuni Shara dan Henry Siahaan menyimpan alasan mereka berpisah.
